Apa yang dimaksud dengan Pipa Siku? Apa tujuan dari Pipa Siku? Dalam sistem perpipaan modern, elbow adalah jenis fitting pipa yang digunakan untuk mengubah arah fluida. Pipa elbow juga dibagi menjadi berbagai macam jenis tergantung dari bahan, sudut, dan metode penyambungannya. Misalnya, elbow 45 derajat, elbow 90 derajat, elbow 180 derajat dan lain sebagainya.
Ada Berapa Banyak Jenis Pipa Siku yang Ada
Klasifikasi Pipa Siku
Sudut Pembengkokan - 45 Derajat, 90 Derajat, 180 Derajat
- Siku pipa 45 derajat: Jenis tikungan ini memungkinkan pipa berputar secara perlahan. Paling baik digunakan di tempat yang membutuhkan perubahan arah yang mulus, seperti pipa pasokan air di saluran air. Dibandingkan dengan tikungan sudut kanan, tikungan ini mengurangi dampak aliran air dan membuat pompa bekerja lebih mudah. Banyak pabrik kimia menggunakan jenis siku ini untuk mengangkut cairan kimia.
- Siku pipa 90 derajat: 90 derajat adalah jenis siku yang paling umum digunakan. Hal ini memungkinkan pipa diputar langsung pada sudut yang tepat, dan sangat cocok untuk pemasangan di sudut dinding atau di belakang peralatan. Ini digunakan dalam pipa pemadam kebakaran di lokasi konstruksi dan saluran bahan bakar di pompa bensin. Penting untuk diperhatikan bahwa jenis siku ini dapat menyebabkan aliran air berbelok secara tiba-tiba, sehingga tekanannya akan turun sedikit.
- Siku pipa 180 derajat: Jenis belokan ini memungkinkan pipa untuk berbalik dan kembali. Sering terlihat di ruang ketel untuk mengalirkan air panas. Pabrik makanan juga menggunakan jenis siku ini karena mudah dibersihkan. Saat Anda membelinya, perhatikan dinding bagian dalam harus mulus dan tidak boleh ada ruang kosong.
Metode Koneksi
- Siku yang dilas: Siku yang dilas memiliki sifat seperti kekuatan tinggi dan tidak mudah bocor. Pipa minyak bumi, pipa uap bertekanan tinggi yang biasa digunakan. Tetapi tidak mudah untuk membongkar setelah pengelasan. Personel pengelasan harus memiliki sertifikat pengelasan profesional.
- Siku berulir: Jenis tikungan ini dicirikan oleh ulir pada kedua ujungnya, yang dapat disekrup. Umumnya digunakan dalam perpipaan gas rumah, pemasangan dan pelepasannya sangat nyaman. Tapi tidak bisa digunakan di tempat dengan tekanan terlalu tinggi, mudah bocor. Dan perlu membungkus selotip.
- Siku flensa: Siku flensa adalah piringan di kedua sisi pipa, dipasang dengan sekrup. Pabrik sering kali harus membongkar pipa untuk menggunakan sambungan pipa ini. Dalam pemasangan harus sejajar dengan lubang sekrup, paking harus ditempatkan dengan benar. Jenis tikungan ini lebih mahal, tetapi ini adalah yang paling nyaman digunakan.
Jenis | Skenario Aplikasi Terbaik | Peringkat Tekanan |
Siku yang Dilas | Sistem permanen bertekanan tinggi | Hingga 32,0 MPa |
Siku Berulir | Jaringan pipa gas yang membutuhkan perawatan | Di bawah 16 Bar |
Siku Bergelang | Sistem pembongkaran yang sering dilakukan | ANSI Kelas 150-900 |
Catatan:
Konversi satuan tekanan: 1 MPa≈10 Bar.
Dudukan Kelas ANSI untuk Sistem Peringkat Tekanan Standar Amerika (Kelas 150≈20 Bar).
Pipa gas harus disambungkan dengan ulir standar NPT.
Sambungan flensa harus digunakan dengan paking yang sesuai.
Cara Memilih Bahan yang Berbeda
- Pipa siku baja tahan karat: Siku non-karat umumnya cocok untuk skenario aplikasi seperti rumah sakit dan pabrik makanan. Siku baja tahan karat model 304 serta siku baja tahan karat 316 adalah beberapa yang umum digunakan alat kelengkapan perpipaan. Tetapi perlu dipoles di bagian dalam, dan permukaannya harus diperiksa apakah ada goresan.
- Pipa siku baja karbon: Tekukan baja karbon adalah yang paling hemat biaya dan cocok untuk lokasi konstruksi. Tetapi memiliki kelemahan yaitu mudah berkarat, dan harus diberi perlakuan permukaan, misalnya pengecatan atau galvanisasi. Pipa air, pipa pemanas yang biasa menggunakan fitting pipa siku dari bahan ini.
- Siku pipa PVC: ringan dan instalasi yang baik serta ketahanan terhadap korosi, umumnya digunakan di pabrik kimia, seperti kebutuhan akan ketahanan asam dan alkali dari lingkungan yang keras. Namun kekurangannya adalah tidak tahan terhadap sinar matahari dalam waktu yang lama. Perlu menambahkan zat pelindung UV dalam proses pembuatan pipa untuk mempertahankan kinerjanya.
Skenario Aplikasi
- Sistem pasokan air dan drainasebaja karbon sering digunakan. Diameter luar adalah 15 mm hingga 500 mm, dan ketebalan dinding 1 mm hingga 10 mm.
- Sistem Hvac: Digunakan untuk mengalirkan media pendingin atau udara. Diameter luar biasanya 50 mm hingga 2000 mm, dan ketebalan dinding 2 mm hingga 20 mm.
- Industri kimia: Sistem perpipaan kimia membutuhkan fitting siku dengan ketahanan korosi yang sangat baik. Ukuran yang umum adalah diameter luar 100 mm hingga 500 mm dan ketebalan dinding 5 mm hingga 15 mm.